Sep

26

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 26 September 2012

Kirimkan melalui alamat email: wibiwardhono[at]ub.ac.id

Subject: [PI-3] NIM – Nama

Tulislah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut pada body email (jangan berupa attachment)

  1. Tanpa membuat user baru kita tetap bisa mengakses database, tapi pada praktikum Matakuliah Pemrograman Internet anda diminta untuk membuat user baru pada database MySQL, jelaskan manfaatnya!
  2. Hak akses yang dimiliki user baru tersebut ditetapkan sebagai berikut: SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE. Jelaskan fungsi masing-masing dan jelaskan mengapa hanya keempat hak tersebut yang diberikan!
  3. Dari baris-baris PHP yang telah anda tulis dan praktikkan, jelaskan fungsinya!

Jun

19

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 19 June 2012

Maaf telat upload kuis-nya … Sebelum membaca soal kuis, terlebih dahulu perhatikan algoritma di bawah ini:

X = Hasil penjumlahan tiga digit terakhir NIM;
IF (digit terakhir X = 0)
X = digit kedua dari kanan X;
ELSE
X = digit terakhir X;

Y = Hasil penjumlahan lima digit terakhir NIM;
IF (digit terakhir Y = 0)
Y = digit kedua dari kanan Y;
ELSE
Y = digit terakhir Y;

Cuma ada tiga soal buat kuis edisi ini:

  1. tiga bilangan membentuk deret aritmatika. jumlah ketiga bilangan itu 75. selisih kuadrat bilangan ketiga dan kuadrat bilangan pertama = 700. tentukan ketiga bilangan itu [skor: 20]
  2. Berapa banyak bilangan bulat positif empat-angka antara 1000 dan 9999 (termasuk 1000 dan 9999) yang habis dibagi X dan Y? [skor: 40]
  3. Dana PNPM Mandiri tahun 2012 di Desa Sukasuka akan digunakan untuk membuat tempat penampungan air bersih di sebelas RT yang akan disalurkan dari pusat air yang terletak di RT 1. Tentukan panjang pipa minimum yang dibutuhkan  untuk menyalurkan air dari RT 1 ke tiap penampungan air di sebelas  RT lainnya, jika posisi tiap RT dinyatakan dengan skema di bawah ini [skor: 40]

 ralat: pada gambar di atas, antara RT8 dan RT5  serta RT6 dan RT7 bobotnya adalah X

 

Kumpulkan jawaban anda melalui email ke alamat: matdis.ptiik[at]gmail[dot]com

subject: [Matdis2012-prodi-kelas] NIM – Nama Lengkap

contoh: [Matdis2012-Siskom-B] 0001060401 – Wibisono Sukmo Wardhono

Email yang tidak sesuai format tidak akan dimasukkan ke dalam penilaian

Pengiriman paling lambat: Rabu, 20 Juni 2012 jam 16:00

Jun

19

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 19 June 2012

Tambahan berkas presentasi

8. Algoritma ODP |PPT

9. Integer ODP | PPT

10. Teori Graf ODP | PPTX

11. Teori Pohon ODP | PPTX

Apr

11

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 11 April 2012

Wah, ternyata lama blog-nya gak terawat tiba2 udah UTS aja … ini saya unggah presentasi Matdis mulai pertemuan ketiga sampai ketujuh, file PPT merupakan hasil konversi dari ODP, kalau agak kacau silakan ditata-ulang sendiri, semangat semua!!

3. Kuantor: ODP | PPT

4. Himpunan: ODP | PPT

5. Relasi: ODP | PPT

6. Fungsi: ODP | PPT

7. Induksi: ODP | PPT

Mar

13

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 13 March 2012

Seperti telah saya sampaikan pada pengantar pertemuan ke-4, evaluasi akan dilaksanakan melalui fasilitas E-LEARNING. Kuis ini akan mulai dapat diakses pada Hari Selasa, 13 Maret 2012 pukul 21.00. Seluruh akses yang dilakukan sebelum jam itu akan dibackup sebelum dihapus, jadi yang sudah mengirimkan jawaban silakan mengulangi proses pengiriman jawaban. Batas waktu pengumpulan adalah 24 jam sebelum kuliah pertemuan ke-5. Terima kasih …

Mar

09

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 9 March 2012

Saat saya memiliki kalimat di bawah ini:

Seluruh anak gaul penggemar Cherrybelle

Dan dilanjutkan dengan kalimat:

Wibisono adalah anak gaul

 

Apa yang langsung terlintas di benak anda? Kalau anda menjawab “Wibisono adalah penggemar Cherrybelle”, berarti anda telah memiliki modal yang baik untuk mempelajari materi ini (oke, jangan diambil hati terlalu serius ^.^). Cara pengambilan kesimpulan di atas didapatkan melalui pola berpikir logis. Anda akan menerima penjelasannya pada materi Inferensi Logika.

Dalam bab mengenai logika sendiri, pertama kali anda akan dihadapkan pada pengertian mengenai PERNYATAAN/ STATEMENT/ PROPOSISI. Salah satu karakter Proposisi adalah adanya sebuah NILAI, dalam hal ini adalah nilai kebenaran, yaitu BENAR/ TRUE dan SALAH/ FALSE. Untuk memudahkan operasi-operasi di dalam logika, digunakan simbol-simbol proposisi semacam p, q, r, s dan seterusnya. Sedangkan nilai kebenaran acapkali disimbolkan dengan angka 1 dan 0.

 

DOWNLOAD PRESENTASI:

  1. File ODP
  2. File PPT (Hasil konversi dari ODP, kemungkinan ada masalah di tata letak)

Mar

01

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 1 March 2012

Elektronika digital secara luas dibuat menggunakan sistem bilangan biner dan dinyatakan digit 1 dan 0. Digit biner digunakan untuk menunjukan dua keadaan level tegangan, HIGH atau LOW. Sebagian
besar sistem digital level HIGH direpresentasikan oleh 1 atau ON dan level LOW direpresentasikan oleh 0 atau OFF.

BASIS BILANGAN

Sistem bilangan biner adalah susunan bilangan yang mempunyai basis 2 sebab sistem bilangan ini menggunakan dua nilai koefisien yang mungkin yaitu 0 dan 1. Setiap mahasiswa diharapkan mampu memahami kosep basis bilangan yang umum digunakan dalam ilmu komputer serta melakukan konversi bilangan antar basis, baik BINER, OKTAL, DESIMAL maupun HEKSA-DESIMAL

Download Presentasi

  1. Format ODP
  2. Format PPT

Feb

23

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 23 February 2012

Kepada seluruh peserta Matakuliah Logika Informatika, di bawah ini adalah rangkaian materi yang akan kita pelajari dalam satu semester ke depan
Tujuan Instruksional Umum:
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa mampu memahami konsep logika yang mendukung kemampuan logika pemrograman
Tujuan Instruksional Khusus:
  • Mahasiswa memahami Pengertian Logika Informatika
  • Mahasiswa memahami Sistem Bilangan
  • Mahasiswa memahami Statement dan Notasi
  • Mahasiswa memahami Konektif
  • Mahasiswa memahami Tautologi & Kontradiksi
  • Mahasiswa memahami Konvers
  • Mahasiswa memahami Invers & Kontraposisi
  • Mahasiswa memahami Inferensi logika
  • Mahasiswa memahami Penerapan dalam pemrograman
  • Mahasiswa memahami Prinsip induksi
  • Mahasiswa memahami Prinsip induksi yang digeneralisasikan
  • Mahasiswa memahami Prinsip induksi kuat
  • Mahasiswa memahami Bentuk umum induksi
  • Mahasiswa memahami Fungsi
  • Mahasiswa memahami Relasi & teori himpunan

Rancangan jumlah pertemuan:

16 kali pertemuan
Pertemuan ke-8: UTS
Pertemuan ke-16: UAS
Jadwal:
Kamis, jam 07.00 – 08.40
Unduh presentasi pertemuan hari pertama:
(ODP, buka dengan OpenOffice.org Impress, LibreOffice Impress, MS Word 2010 atau versi sebelumnya + plugin)

Feb

23

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 23 February 2012

Pada hari Rabu, 22 Februari 2012, bertempat di Ruang Tumapel Balai Kota Malang telah diselenggarakan Workshop Terpadu dengan materi pengenalan Free, Libre and Open Source Software (FLOSS) kepada Guru SMP se-Malang Raya. Saya sendiri mewakili Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (PTIIK) Universitas Brawijaya (UB), ditunjuk sebagai fasilitator bersama rekan-rekan Komunitas Linux Malang (KOLAM). Dalam materi tersebut saya menyampaikan materi mengenai contoh-contoh program FLOSS alternatif yang dapat digunakan para Guru dalam materi pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menggantikan program-program proprietary.

Secara khusus, saya juga membagi pengalaman seputar penggunaan program perkantoran (office-suite) yang bersifat bebas, mulai dari OpenOffice.org hingga LibreOffice. Presentasi yang saya sampaikan dalam Workshop tersebut dapat diunduh pada tautan di bawah ini:

Presentasi Materi LibreOffice
(ODP, buka dengan OpenOffice.org Impress, LibreOffice Impress, MS Word 2010 atau versi sebelumnya + plugin)

Feb

17

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 17 February 2012

Sumber:

Matematika diskrit adalah cabang matematika yang mempelajari obyek diskrit. Diskrit adalah obyek yang berhingga yang berlainan. Konsep obyek diskrit berkebalikan dengan obyek kontinyu. Obyek kontinyu mengambil data secara terus menerus. Bila data yang diambil berupa grafik, akan diperoleh grafik yang cenderung halus dan berkelanjutan (kontinyu), seperti dihasilkan uji pendulum yang ditunjukkan pada gambar Matdis1-1.


Gambar Matdis1-1. Sinyal Kontinyu pada uji pendulum
(Sumber: http://zenosphere.wordpress.com/2010/12/22/filosofi-kurva-diskrit/)

Bila pergerakan pendulum diukur dengan komputer secara diskrit, data diambil oleh sensor-sensor tiap satuan waktu tertentu dan selanjutnya dikonversi menjadi sinyal digital. Pergerakan pendulum dan waktunya dicacah (sampling) tergantung frekuensi prosesor dan besarnya memori. Pencacahan itu mengakibatkan data hasil konversi ikut menjadi diskrit (terputus-putus) seperti ditunjukkan pada gambar Matdis1-2. Sementara dalam pengukuran analog secara kontinyu, pembatasan oleh prosesor dan memori itu tidak terjadi. Dalam proses tersebut akan terjadi rugi-rugi (corrupt) pada data yang tak teramati.

Gambar Matdis1-2. Sinyal diskrit yang dihasilkan oleh pengolahan komputer digital
(Sumber: http://zenosphere.wordpress.com/2010/12/22/filosofi-kurva-diskrit/)

Untuk mengatasi permasalahan rugi-rugi data dalam jumlah besar, serta meminimalkan kesalahan informasi yang ditampilkan pada perangkat output, pencacahan harus dilakukan dalam rentang waktu serapat mungkin. Pada kasus pengukuran melalui komputer, semakin tinggi spesifikasi prosesor dan memori, akan menghasilkan grafik yang lebih halus dengan kerapatan yang semakin tinggi pula. Perhatikan ilustrasi pada Gambar Matdis1-3.


Gambar Matdis1-3. Sinyal diskrit dengan kerapatan sampling yang berbeda
(Sumber: http://zenosphere.wordpress.com/2010/12/22/filosofi-kurva-diskrit/)

Bila Komputer digital bekerja secara diskrit begitu pula informasi yang disimpan dan dimanipulasi oleh komputer-pun adalah dalam bentuk diskrit.  Matematika diskrit merupakan ilmu dasar yang penting dalam pendidikan informatika atau ilmu komputer. Matematika diskrit memberikan landasan matematis untuk mata kuliah lain dibidang teknik informatika, misalnya: algoritma, struktur data, basis data, jaringan komputer, keamanan komputer, sistem operasi, teknik kompilasi, dsb. Matematika diskrit bertujuan untuk memberikan dasar-dasar dan konsep-konsep matematika yang mendukung sistem digital dan komputer.

Bahasan Mata Kuliah Matematika Diskrit antara lain:

  1. Pendahuluan matematika diskrit
  2. Teori Himpunan dan Logika
  3. Relasi dan Fungsi
  4. Algoritma
  5. Matriks (Matrix) dan Komputasi
  6. Induksi Matematika
  7. Barisan dan Deretan
  8. Penalaran Matematika
  9. Pencacahan (Counting)
  10. Teori Peluang Diskrit
  11. Graf
  12. Diagram Pohon (Tree)

Rencana Evaluasi:

  1. Kuis 1: sampai dengan Relasi dan Fungsi
  2. UTS: sampai dengan Induksi Matematika
  3. Kuis 2: sampai dengan Pencacahan
  4. UAS: sampai dengan Tree

Rancangan penilaian:

  • 20 % = Kehadiran, Tugas & Keaktifan
  • 20 % = Nilai Kuis 1
  • 20 % = Nilai UTS
  • 20 % = Nilai Kuis 2
  • 20 % = Nilai UAS

Download presentasi:

  1. Format ODP (Original, buka dengan OpenOffice.org Impress/ MS Powerpoint 2007+plugin/ MS Powerpoint 2010)
  2. Format PPT (Hasil konversi, kemungkinan ada beberapa tampilan yang perlu di-ubahsesuaikan)

Georg Cantor (1845-1918):

the essence of mathematics lies entirely in its freedom