Dec

14

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 14 December 2017

Di bawah ini adalah kumpulan presentasi materi Matematika Komputasi pasca UTS sebagai persiapan UAS

[wibiwardhono-13] Matkom Counting

[wibiwardhono-14] Matkom Discrete Probability

[wibiwardhono-15] MatKom Algorithm

[wibiwardhono-16] MatKom Integer

[wibiwardhono-17] MatKom GCD – LinearComb

[wibiwardhono-18] MatKom Congruent – ModInvers

[wibiwardhono-19] MatKom Chryptography

[wibiwardhono-20] MatKom Graph

[wibiwardhono-21] MatKom Adv Graph

[wibiwardhono-22] MatKom Tree

[wibiwardhono-23] MatKom SpanningTree

Oct

13

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 13 October 2017

  1. Untuk menentukan bilangan 7-bit dengan MSB 1, dapat ditentukan dengan logika sederhana sebagai berikut:
    7-bit minimal adalah 1000000, jika diubah menjadi bilangan desimal adalah 64
    7-bit maksimal adalah 1111111, jika diubah menjadi bilangan desimal adalah 127
    maka jawabannya adalah bilangan yang terletak di antara 64 dan 127, jawaban dengan pembuktian menggunakan konversi desimal-biner untuk setiap opsi juga dibenarkan, sepanjang hasilnya benar
  2. proposisi p dan q bernilai 1, r bernilai 0, maka dengan memasukkan nilai-nilai tersebut ke dalam setiap opsi, didapatkan hasil sebagai berikut:
    1. p ∨ r → ¬ q = 1 ∨ 0 → ¬ 1 = 1 → 0 = 0
    2. ¬ p → q ∧ r = ¬ 1 → 1 ∧ 0 = 0 → 0 = 1
    3. p ↔ q ⊕ ¬ r = 1 ↔ 1 ⊕ ¬ 0 = 1 ↔ 1 ⊕ 1 = 1 ↔ 0 = 0
    4. p ⊕ r → q ∧ r = 1 ⊕ 0 → 1 ∧ 0 = 1 → 0 = 0
    5. ¬(¬ p → q) ∧ r = ¬(¬ 1 → 1) ∧ 0 = ¬(0 → 1) ∧ 0 = ¬(1) ∧ 0 = 0 ∧ 0 = 0

    Opsi yang menghasilkan nilai 1 adalah B

  3. Untuk menentukan ekivalensi pada kalimat yang diberikan, terlebih dulu diubah menjadi bentuk notasi untuk memudahkan, sehingga bentuk kalimat peryataan pada soal dapat diubah menjadi notasi:
    pq (implikasi jika p maka q)
    Sesuai hukum ekivalensi implikasi, ekivalen dari implikasi adalah kontraposisi ¬q¬p
    Sehingga jawabannya adalah opsi dengan kalimat yang berformat Jika tidak/bukan q, maka tidak/bukan p.
    Jawaban dengan pembuktian menggunakan tabel kebenaran untuk setiap opsi juga dibenarkan, sepanjang hasilnya benar
  4. Untuk menentukan negasi dari kalimat yang diberikan, terlebih dulu diubah menjadi bentuk notasi untuk memudahkan, sehingga bentuk kalimat peryataan pada soal dapat diubah menjadi notasi:
    Soal tipe 1: pq (kunjungsi p AND q)
    Soal tipe 2: pq (disjungsi p OR q)

    Sesuai hukum ekivalensi de Morgan:
    1. negasi dari p AND q adalah ¬p OR ¬q
    2. negasi dari p OR q adalah ¬p AND ¬q

    Sehingga jawabannya adalah opsi dengan kalimat yang berformat:
    Soal tipe 1: bukan p ATAU bukan q
    Soal tipe 2: bukan p DAN bukan q
    Jawaban dengan pembuktian menggunakan tabel kebenaran untuk setiap opsi juga dibenarkan, sepanjang hasilnya benar

  5. Pada himpunan bilangan Real setiap bilangan pasti memiliki hasil kuadrat, namun hanya bilangan non-negatif yang memiliki akar, sehingga jika terdapat operasi x2 = y, maka operasi tersebut akan dapat dipenuhi oleh setiap bilangan x real dan bilangan y non-negatif atau sebagian y saja, sehingga operasi quantifier yang memenuhi adalah:
    ∀x∃yR(x,y) → (x2 = y) (pilihan A)
    Sebaliknya, untuk operasi x = y2, operasi quantifier yang memenuhi adalah:
    ∃x∀yR(x,y) → (x = y2) (Tidak ada pilihan untuk operasi ini)
  6. Argumen yang diberikan adalah Silogisme disjungtif dengan notasi argumen sebagai berikut:

    Soal tipe 1:
    H1: p ∨ q
    H2: ¬p
    C: q (pilihan jawaban A)

    Soal tipe 2:
    H1: p ∨ q
    H2: ¬q
    C: p (pilihan jawaban A)

May

25

Posted by : Wibisono Sukmo Wardhono | On : 25 May 2017

“Web” atau World Wide Web (WWW) dirumuskan oleh WWW Consortium (W3C) sebagai sekumpulan informasi dan berbagai sumber daya digital yang diidentifikasi oleh Uniform Resource Locators (URL). Setiap sumber daya tersebut saling terkait melalui suatu tautan (link) berbentuk hypertext dan dapat diakses melalui jaringan internet. Tim Berners-Lee menciptakan WWW dan menulis program web browser pertama. Web berperan sentral dalam perkembangan era informasi sebagai perangkat utama untuk berinteraksi di Internet. Halaman web disusun dengan format standar Hypertext Markup Language (HTML) yang dapat dilengkapi dengan gambar, video, audio dan konten multimedia lainnya. Kumpulan halaman web dengan tema tertentu membentuk sebuah situs web (website). Konten situs web dapat diisikan secara interaktif dan dinamis.

Bahasa Pemrograman Web PHP

Update web dinamis dilakukan melalui web-scripting yang terdiri dari Client-side dan Server-side scripting. Client-side scripting bekerja langsung pada web browser di sisi client, contohnya adalah JavaScript dan VBScript. Server-side scripting diproses dan diterjemahkan menjadi dokumen HTML yang selanjutnya dikirimkan ke peramban web di sisi client. Konsep pemrograman web lebih banyak menekankan pada Server-side scripting. Bahasa yang digunakan dalam mengembangkan server-side scripting antara lain PHP (PHP Hypertext Preprocessor), ASP (Active Server Pages) dari Microsoft dan JSP (Java Server Pages)/ Servlet dari Sun Microsystem.

Kode-kode PHP dapat disisipkan ke dalam rangkaian kode HTML dan dikombinasikan dengan berbagai template, Content Management System (CMS) maupun framework. PHP dapat digunakan pada kebanyakan server web serta didukung oleh hampir seluruh sistem operasi dan platform secara bebas dan terbuka. PHP hanya dapat bekerja pada web-server di dalam lingkungan IIS milik Microsoft maupun pada lingkungan web-server yang lebih umum digunakan, yaitu Apache. Server side scripting berguna untuk meng-generate HTML dokumen secara dinamis dan terprogram.